Jabar: Pusat Industri Militer Indonesia

Komisi I DPR akan meninjau industri perlengkapan militer di Jawa Barat. Daerah ini memiliki peran strategis dalam perlengkapan militer.

Kunjungan Kerja Komisi I DPR akan meninjau beberapa industri perlengkapan persenjataan di Jawa Barat. Industri perlengkapan militer di Jawa Barat antara lain PT Pindad, LEN, PT Dirgantara, dan PT Dahana. "Industri perlengkapan militer di Jawa Barat cukup banyak," ujar Ketua Komisi I DPR Kemal Azis Stamboel ketika bertemu dengan Gubernur Jawa Barat di Bandung, Selasa (9/3).

Keberadaan industri ini penting karena kondisi alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Indonesia cukup memprihatinkan. Perawatan alutsista memerlukan dukungan industri perlengkapan persenjataan. "Industri perlengkapan militer merupakan bagian terpenting dalam alutsista," jelasnya. Dari sisi militer, industri perlengkapan persenjataan memiliki fungsi strategis. Menurutnya, pertahanan nasional sangat bergantung pada kontribusi industri perlengkapan persenjataan militer.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bahwa posisi Jawa Barat memang strategis terhadap ketersediaan fasilitas pertahanan nasional. Selain posisi geografis yang dekat dengan Ibu Kota, dukungan terhadap industri perlengkapan militer cukup besar. "Adanya IPTN dan ITB, semua terletak di Jawa Barat. Sehingga industri perlengkapan pertahanan tidak mengalami kesulitan dalam pengembangan," tuturnya.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Komisi I terbagi dalam tiga tim. Selain Jawa Barat, dua tim akan mengunjungi Jawa Timur dan perbatasan Indonesia dengan Timor Timur.

loading...
Share on Google Plus

About media

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Poskan Komentar